Sunday, September 27, 2015

Tiga WNI Korban Tragedi Mina Diduga Tersesat

Tragedi Mina (foto: bbc)
JAKARTA - Penyelidikan terhadap korban dari tragedi Mina yang terjadi Kamis 24 September 2015 terus dilalukan Pemerintah Arab Saudi. Sebanyak tiga WNI menjadi korban dalam tragedi nahas itu.
Dirjen Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan adanya jamaah haji asal Indonesia yang menjadi korban meninggal dunia diduga karena mereka tersesat atau tersasar.
"Seperti yang telah disampaikan, Jalan Aran 204 itu bukan merupaka tempat lempar jumrah bagi jamaah Indonesia," kata Iqbal kepada wartawan, Jakarta, Jumat (25/9/2015).
Menurutnya, banyak jamaah Indonesia yang tidak memahami lokasi kejadian menuju Mina. "Mungkin saja karena tersesat. Karena banyak dari jamaah kita yang enggak paham lokasi tersebut," ujar Iqbal.
Untuk itu, Iqbal pun mempercayakan penanganan tragedi Mina kepada Pemerintah Arab Saudi untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
"Berikan kesempatan seluas-luasnya kepada mereka. Setidaknya untuk kasus ini kita berharap ada info lebih cepat dari Pemerintah Arab Saudi," imbuhnya.
Sebagai informasi, tiga WNI yang menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut di antaranya Hamid Atuwi asal Surabaya, Saiyah asal Batam, dan satu korban lagi yang masih dalam tahap identifikasi.
"Mereka tidak memakai identitas gelang di tangannya. Sehingga satu jenazah lagi perlu melewati proses identifikasi yang panjang," tutupnya.

Sumber : Okezone.com
Read more

Cassie Elovii Trauma Lihat Badut Dari Pada Zombie

Biasa Lihat Zombie, Cassie Elovii Lebih Trauma Lihat Badut
Cassandra Lee atau yang lebih kerap disapa Cassie Elovii menceritakan traumanya terhadap badut.
"Waktu umur aku lima tahun, mama dan papa undang badut di pesta ulang tahun aku. Lihat badut, aku takut, apalagi badutnya ikutin aku ke mana-mana. Sejak saat itu aku trauma banget sama badut," ujar artis cantik berusia 14 tahun itu.
Ditemui di Jakarta Comic Con yang digelar di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, pada Jumat (25/9/2015) lalu, Cassie mengaku tidak takut terhadap "zombie-zombie" yang berkeliaran di sana.
"Pokoknya aku lebih takut sama badut," ucapnya.
Menurutnya, riasan wajah badut tampak sangat menakutkan. "Badut mukanya putih, kayak orang mati. Ketawanya juga serem," kata Cassie sambil menirukan tawa badut.
Cassie juga mengatakan ia bisa saja langsung teriak dan melarikan diri jika bertemu badut.
Read more

KRL Tabrakan di Juanda Dikemudikan Asisten Masinis Amatir

Kecelakaan KRL (Foto: Ilustrasi)
JAKARTA - Tabrakan KRL di Stasiun Juanda, Rabu 23 September 2015 diduga akibat kelalaian Asisten Masinis Kris Banu Dwi Anggoro yang saat itu mengemudikan KRL 1156. Asisten masinis tersebut diketahui masih baru sehingga masih amatir.
Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian asisten masinis tersebut memang masih muda atau berusia berkisar sekira 20 tahun. Pengalamannya juga belum sampai setahun sehingga dia belum paham betul kondisi lapangan.
"Dia masih baru, belum setahun. Sehingga belum tahu medan di situ, ada tikungan di lampu merah harusnya berhenti tapi lanjut," ujar Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (25/9/2015).
Tito menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan lebih lanjut setelah sebelumnya juga telah dilakukan tes urine terhadap masinis beserta asistennya. Hal tersebut dilakukan apakah ada penggunaan narkoba atau tidak, namun ternyata tidak. Jajarannya juga akan menyelidiki berbagai dugaan lainnya yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.
"Kita akan selidiki apa mungkin dia main HP, tapi sepertinya tidak. Kemungkinan besar karena masih baru sehingga kita akan evaluasi apakah mungkin kena pidana Pasal 359 KUHP karena kelalaian yang mengakibatkan orang luka. Ini terus kita pelajari," pungkasnya.
(Ari)
Read more

Marah, Aliando Todongkan Pistol?

Aliando Syarif Main Drama Ala Bollywood di Makassar
Artis ibukota Indonesia, Aliando Syarif, membawa senjata berupa pistol kemana pun dia pergi.
Bahkan artis yang tengah jadi idola dan dikabarkan dekat dengan Prilly Latuconsina ini tidak segan menodongkan pistol tersebut ke kepala orang yang membuatnya marah.
Suatu hari Aliando seketika lari bersembunyi saat dua polisi menggrebek masyarakat yang membawa senjata tajam di sebuah cafe berlokasi di Makassar.
Selain membawa senjata jenis soft gun, Aliando ternyata sosok mata keranjang yang suka gonta ganti pasangan.
Itulah skenario yang dimainkan oleh Aliando pada drama musikal bertajuk I Basse Goes to Bollywood di Trans Studio Theme Park (TSTP) Makassar, Minggu (27/9).
Ali, sapaan akrab Aliando memainkan peran sebagai Said Kapoor yang merupakan lelaki mata keranjang yang menggoda banyak wanita.
Dia sukses menghipnotis penggemarnya dengan peran antagonis ini. Padahal biasanya Ali berperan sebagai pria baik, perhatian serta penyayang kepada wanitanya.
Aliando sendiri hadir di Makassar dalam acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 TSTP Makassar.
Usai main di drama musikal, pria berdarah arab ini menggelar meet and greet bersama ribuan masyarakat dan Alicious (sebutan fans club Aliando) yang hadir sejak pagi.
Berdasarkan pantauan Tribun, selain menggelar tanya jawab dengan fans, Ali juga menghibur fans dengan beberapa lagu.
Terpisah, Public Relations & Communications Manager Trans Studio Makassar, Caecilia Kapojos Apriyad, mengaku puas dengan respon masyarakat yang hadir.
"Dengan bangga kami hadirkan Aliando untuk mebghibur masyarakat dan para fansnya. Semoga di momen ulang tahun ini bisa membawa keceriaan lebih dengan hadirnya Aliando," kata Caecilia.
Pihaknya mengaku menghadirkan Aliando karena sosok remaja ini cukup digemari oleh hampir semua lapisan masyarakat.
Read more

41 Korban Jamaah Asal Indonesia Tewas dalam Tragedi Mina, 82 Hilang

Korban luka tragedi Mina ditangani petugas. (Foto: NBC)
Jumlah jamaah haji Indonesia yang menjadi korban tewas tragedi Mina bertambah menjadi 41 orang dari sebelumnya 34 orang. Bahkan, empat warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Arab Saudi juga ikut jadi korban pada musibah tersebut.
Dirjen Peyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Abdul Djamil mengatakan, jumlah tersebut diperoleh setelah tim Panitia Penyelenggara Ibadah haji (PPIH) mengunjungi pemulasaran jenazah di Al Muashim.
Selain jamaah yang wafat, lanjut dia, ada 10 haji yang masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit milik Pemerintah Arab Saudi. Jumlah tersebut naik dari pemberitahuan sebelumnya sebanyak enam orang.
Abdul Djamil juga mengemukan, sampai saat ini sebanyak 82 jamaah belum kembali ke pemondokan sejak Kamis 24 September 2015. Itu adalah hari dimulainya Tragedi Mina. Saat ratusan jamaah terinjak-injak hingga tewas.
"Kami akan terus melakukan pencarian untuk memperjelas (status) 82 orang yang belum kembali, sampai tuntas," ujarnya menegaskan.
Jamaah yang belum kembali ke pemondokan tersebut berasal dari sejumlah kloter yaitu: Kloter 14 embarkasi Batam (BTH 14) sebanyak delapan orang. Kloter 61 embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 61) sebanyak 46 orang. Kloter 10 embarkasi Makasar (UPG 10) sebanyak lima orang.
Kemudian kloter 62 embarkasi Solo (SOC 62) sebanyak tujuh orang. Kloter 48 embarkasi Surabaya (SUB 48) sebanyak 14 orang. Kloter 36 embarkasi Surabaya (SUB 36) sebanyak dua orang.
Sedangkan dari 10 orang yang masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi, empat di antaranya yakni atas nama Aam Amalia Rustama dari kloter JKS 61, nomor paspor B0929863, dirawat di RS Arofah.
Lalu Murtiningsih Neman Sunar Akun dari kloter SUB 48, nomor paspor B1225295, dirawat di RS Security Force Awali. Sapuna Muntaha Hedan dari kloter SUB 48, nomor paspor B1381244, dirawat di RS King Abdullah. Kemudian ia dipindahkan ke RS Jeddah
Selain itu, Maryam Pauli Kiming dari kloter UPG 10, nomor paspor B0693505, dirawat di RS Security Force Awali.
Read more

Raditya Dika Bakal Ceritakan Kegelisahan Para Jomblo di Indonesia

Raditya Dika Ceritakan Kegelisahan Para Jomblo di Indonesia
Penulis sekaligus pemain filmRaditya Dika kembali melahirkan karya barunya di dunia seni peran lewat film 'Single'.
Pada film teranyarnya kali ini, ia membuat kisah seorang pria yang telah lama menjomblo.
Pada film itu juga, pria yang akrab disapa Dika ini bertindak sebagai pemain, sutradara sekaligus penulis cerita. Lewat karyanya, ia ingin memotret status jomblo yang dirasanya banyak terjadi di kalangan anak muda.
"Saya sebagai penulis skenario ingin meng-capture kegelisahan jomblo di Indonesia lewat film 'Single' ini," ujar Dika, saat ditemui dalam promosi filmnya, di Jakarta Comic Con 2015, JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Menurutnya, masalah yang dihadapi kaula muda berstatus jomblo sangat sulit untuk kembali memulai pendekatan kepada lawan jenisnya. Sehingga ia ingin, lewat film tersebut para jomblo bisa mengatasi ketakutannya tesebut.
"Kebanyakan mereka yang jomblo lama itu punya problem kaya ngga bisa ngomong, atau saat ada yang dia suka tapi malah ada halangan. Itulah yang pengen saya tunjukin cara hadapinya," lanjutnya.
Film bergenre romantik komedi itu, Dika melakoni karakter Eby, yakni pria jomblo yang menyukai seorang wanita bernama Angel (Annisa Rawles). Namun, ia sempat takut untuk mencoba melakukan pendekatan kepada lawan jenisnya tersebut.
Apalagi, saat Eby ingin mendekati Angel, ada pria lain yang ingin merusak rencana Eby untuk melakukan pendekatan kepada Angel.
Film produksi Soraya Intercine Films itu tidak hanya melibatkan Dika saja, tapi pemain lain seperti Annisa Rawles, Babe Cabita, Panji Pragiwaksono, Elvira Namira dan Chandra Liow juga ikut terlibat pada film yang rencananya tayang akhir tahun 2015 mendatang.
Read more

Wednesday, September 23, 2015

Sidang Prostitusi Online, Setelah AA Hadir, Giliran Berikut Tyas Mirasih dan Sinta Bachir?

Sidang Prostitusi Online, Setelah AA Hadir, Giliran Berikut Tyas Mirasih dan Sinta Bachir?
Sidang perkara prostitusi dengan terdakwa Robby Abbas urung digelar. Sebab, tiga orang saksi yang sudah dipanggil oleh pihak jaksa penuntut umum (JPU), tidak datang.
Mereka adalah tiga selebritas perempuan yang dikenal dengan inisial AA, TM, dan SB.
Sebenarnya, tiga perempuan ini diwajibkan untuk hadir untuk dijadikan sebagai saksi, terutama saksi berinisial AA yang juga digrebek bersama Robby beberapa waktu yang lalu.
"Pertimbangannya AA dulu, karena AA ini adalah korban perdagangan manusia dalam dakwaannya," kata Pieter Ell selaku kuasa hukum Robby saat ditemui tabloidnova.com di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2015).
Jika diingat, kuasa hukum Robby sempat membeberkan dua nama selebritas perempuan yang namanya tercantum dalam BAP milik Robby.
Mereka adalah pesinetron Tyas Mirasih (TM) dan Sinta Bachir(SB).
Namun, untuk pekan depan, ketua majelis hakim baru meminta saksi AA yang hadir lebih dulu.
Read more